• Headlines News :
    Tampilkan postingan dengan label Cerita Motivasi. Tampilkan semua postingan
    Tampilkan postingan dengan label Cerita Motivasi. Tampilkan semua postingan

    Cerita Motivasi: Pembuat Gentong dan Penjual Daging


    Di suatu perkampungan hiduplah dua orang yang berbeda pekerjaannya, yang pertama sebagai pembuat gentong, dan yang Iain sebagai penjual daging. Mereka adalah tetangga dekat. Rumah mereka dipisah oleh jalan desa yang tidak terlalu lebar, hanya cukup untuk simpangan dua mobil yang berlawanan. Kedua orang itu memiliki sifat yang berbeda. Si pembuat gentong, walaupun hidupnya berkecukupan, namun suka menolong, ramah, dan rendah hati. Sedangkan si penjual daging adalah orang yang kaya, namun kikir lagi sombong. la suka memamerkan hartanya. Maka tidaklah mengherankan jika seluruh warga desa itu sangat menyukai pembuat gentong. Sebaliknya, mereka tidak menyukai penjual daging.

    Setiap hari banyak warga yang datang ke rumah pembuat gentong dengan tujuan yang berbeda-beda. Ada yang datang dengan tujuan untuk minta tolong dan ada juga hanya sekedar silaturahmi biasa. Setiap tamu yang datang ke rumahnya selalu disambut dengan hangat, diberinya hidangan ala kadarnya. la tidak membeda-bedakan siapa pun yang datang ke rumahnya, termasuk para peminta-minta. la tidak pernah mengusir para peminta yang datang ke rumahnya. Ia tidak melihat kaya miskin, rakyat atau pejabat, semua dianggap sama sebagai tamu yang wajib dihormati.

    Keadaan ini membuat penjual daging heran, mengapa seluruh warga sangat menghormati pembuat gentong. Mengapa mereka tidak hormat kepadaku yang lebih kaya. Dari situlah muncul niat jahatnya untuk menganiaya pembuat gentong. Penjual daging yang sebelumnya baik kepada pembuat gentong menjadi benci kepadanya. Maka untuk melaksanakan niatnya, penjual daging menyuruh tiga orang laki-laki pembunuh bayaran untuk menculik pembuat gentong.

    Pada suatu malam ketika pembuat gentong sedang tidur nyenyak, tiba-tiba -datanglah tiga-orang yang berpakaian hitam dan memakai penutup kepala. Ketiga orang tersebut berusaha masuk rumah pembuat gentong. Begitu mendengar langkah kaki manusia, pembuat gentong terbangun. Kemudian ia Iangsung keluar rumah dan bertemu dengan ketiga orang Iaki-laki tersebut.

    “Siapakah kamu dan apakah tujuanmu datang ke rumahku?” tanya pembuat gentong. Salah satu dari mereka menjawab, “Kami bertiga ingin menculikmu.” Pembuat gentong bertanya Iagi, “Siapa yang menyuruhmu?” Mereka tidak menjawab dan Iangsung menangkap pembuat gentong. Dengan sigap pembuat gentong melakukan perlawanan. Perkelahian antara pembuat gentong dengan ketiga orang Iaki-laki itu pun tak terhindarkan. Ternyata pembuat gentong itu adalah seorang pesilat. Ia dengan mudah dapat mengalahkan penjahat itu satu per satu.

    Mereka bertiga bertekuk Iutut di hadapan pembuat gentong. Mereka mengakui kalau disuruh oleh penjual daging yang tidak lain adalah tetangganya sendiri. Ternyata, ketiga penjahat tadi adalah adik seperguruan pembuat gentong. Dulu, pembuat gentong pada waktu mudanya pernah belajar silat pada sebuah perguruan silat, Pagar Diri namanya. Bahkan ia pernah dipercaya oleh gurunya untuk melatih murid-murid baru. Kemudian setelah dirasa cukup, ia kembali ke kampungnya untuk mengabdikan ilmunya di masyarakat. la bekerja sebagai pembuat gentong adalah melanjutkan usaha yang telah lama dirintis oleh kedua orang tuanya.

    Pembuat gentong sangat menyesal, mengapa adik seperguruannya terlibat dalam tindak kejahatan, bukannya membela kebenaran dan keadilan sebagaimana dijanjikan dulu saat lulus dari perguruan silat tersebut. Ketiga penjahat tadi diajak masuk ke rumah, lalu diberinya makan dan minum serta diberi nasihat agar kembali ke jalan yang benar. Akhirnya ketiga orang laki-laki itu sadar kembali dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatan jahatnya lagi.

    Keesokan harinya, penjual daging terkejut ketika melihat pembuat gentong sedang bekerja di sebuah gudang kecil miliknya yang berada di samping rumahnya. Dalam hati ia berkata, "Bukankah tadi malam ia sudah diculik? Mengapa dia masih ada di rumah dan sedang bekerja, jangan-jangan ketiga penjahat itu telah mengkhianatiku. Atau mereka kalah berkelahi dengan pembuat gentong.” Para penjahat itu tidak memberitahu penjual daging kalau usahanya gagal, padahal mereka telah dibayar mahal untuk menculik pembuatggentong tersebut.

    Tiba-tiba kepala penjual daging itu terasa pusing, badannya lemas dan akhirnya terjatuh tak sadarkan diri. la terbangun ketika sudah ada di rumah sakit. Menurut dokter -penyakit jantungnya kambuh. Ia harus dirawat di rumah sakit selama satu bulan. Dokter menasihati untuk banyak istirahat dan tidak boleh banyak pikiran. Begitu mendengar tetangganya sakit, pembuat gentong langsung menjenguknya, bahkan ia adalah orang yang pertama kali menjenguknya. Setelah sampai di depan pintu kamar penjual daging dirawat, pembuat gentong mengetuk pintu tiga kali. Setelah dipersilahkan -masuk, pembuat gentong dan istrinya pun masuk kamar pérawatan. Di dalam ruang tersebut, penjual daging ditemani suami dan kedua anaknya. Begitu melihat pembuat gentong menjenguk dirinya, ia dan keluarganya terkejut bukan main, sebab orang yang selama ini dibuatnya sakit dan menderita begitu baik. Bahkan ia pun tidak bisa menyembunyikan penyesalannya Penjual daging itu Iangsung menangis dan meminta maaf.

    Penjual daging akhirnya sadar kalau perbuatannya selamaini tidak benar. Sejak saat itu, penjual daging menjadi orang yang baik, suka menolong, rendah hati. Sebagian hartanya ia sumbangkan untuk kepentingan umum seperti pembangunan gedung sekolah, pembangunan jalan, dan panti asuhan. Semua warga masyarakat pun senang dan hormat kepada penjual daging dan keluarganya.

    Kumpulan Cerita : Cerita Anak | Cerita Dongeng | Cerita Rakyat
    Share dulu ya :

    Cerita Motivasi: Si Jujur yang Beruntung


    Di sebuah desa kecil tinggal keluarga kecil lagi miskin. Keluarga tersebut terdiri seorang ibu, dan seorang anak kali-laki yang bernama Joko. Orang tua Joko sangat menyayanginya, karena selain anak satu-satunya, Joko juga anak yang baik, sederhana, juga penurut orang tua.

    Sejak kecil Joko dididik orang tuanya menjadi anak yang santun, baik hati dan selalu berkata jujur, disiplin ketika melakukan sesuatu, dan selalu mau menolong terhadap orang lain yang sedang mengalami kesusahan. Walaupun masih kecil, Joko suka membantu kedua orang tuanya dengan melakukan pekerjaan rumah seperti bersih-bersih rumah, mencuci piring, memberi makan ayam-ayamnya.

    Ayahnya dulu bekerja sebagai buruh tani dan sekarang ibunya berjualan makanan keliling. Setiap pagi Joko berangkat sekolah sambil membawa makananan yang dibuat ibunya untuk di jual di kantin sekolah, ketika pulang Joko mengambil uang hasil penjualan makanan di kantin sekalian mengambil sisa makanan yang terjual. Seberapa uang yang diperoleh, Joko tidak pernah sepeserpun berniat mengambil. Semua uang yang ia bawa, ia serahkan kepada ibunya. Sebenarnya bisa saja kalu Joko mau berbohong dengan mengambil sebagian uang hasil penjualan dan mengatakan kalau makanan yang terjual tidak banyak, namun Joko tahu bahwa, meskipun tidak ada orang yang tahu dan tidak ada orang yang melihat perbuatannya, namun Joko yakin bahwa Tuhan maha melihat apa yang ia ucapkan, lakukan, dan sembunyikan.

    Joko hidup dalam keluarga yang taat beragama. Olehkarena itu, walaupun hidupnya sederhana, ia selalu hidup bahagia, sebab orang tuanya selalu mengajarinya untuk selalu hidup bersyukur, dan menerima apa yang diberikan Tuhan padanya. Ia tak pernah iri melihat teman-temannya yang memiliki mainan yang bagus-bagus, baju yang mahal-mahal, uang saku yang banyak. Malah ia semakin bersemangat belajar untuk meraih  cita-citanya menjadi seorang dokter. Di sekolah Joko adalah anak yang pandai, selalu menjadi juara kelas, dan menjadi siswa teladan di sekolahnya, walau begitu ia tak pernah menyombongkan diri, ia anak yang jujur tidak pernah mencontek dann berbuat curang saat ulangan.

    Suatu hari Joko ketika berangkat sekolah, ia menemukan uang Rp. 10.000,00 di depan pintu gerbang sekolah. Kemudian ia mengambil uang itu, dan melaporkannya kepada bapak guru untuk diumumkan di pengumuman sekolah. Walaupun saat itu Joko tidak membawa uang saku, karena uang saku yagng diberikan oleh ibunya, ia tabung di celengan yang ia simpan di kamarnya, Joko tidak berniat mengambil uang itu untuk dirinya sendiri. Walaupun hidup miskin ia tidak mau mengambil apa yang bukan menjadi miliknya, apalagi mencuri. Joko bercita-cita ingin menjadi seorang dokter. Mengapa ia bercita-cita ingin menjadi seorang dokter?

    Alkisah menceritakan. Ketika Joko berusia sepuluh tahun, ayahnya jatuh sakit. Di mana kata dokter ayahnya harus dioperasi.  Ayahnya terkena penyakit syaraf. Karena tidak ada biaya untuk berobat akhirnya ayahnya lumpuh. Joko membantu ibunya merawat ayahnya. Menuntun ke kamar mandi, menyuapi makan, dan menemani tidur. Penyakit ayahnya semakin parah. Karena tidak tahan menanggung derita, akhirnya sang ayah pun meninggal dunia.

    Dari peristiwa itu Joko yang saat itu duduk di kelas lima berkeinginan untuk menjadi seorang dokter. la tidak memedulikan keadaan keluarganya yang ‘kurang mampu. Joko tetap semangat belajar dan membantu ibunya untuk mencari uang demi kelangsungan hidup mereka. la selalu mengiringi belajarnya dengan banyak berdoa kepada Tuhan. Sebab Tuhanlah yang menentukan segala sesuatu yang terjadi di dunia ini. Dalam hati ia berkata, seandainya cita-citaku tercapai maka, saya akan menolong orang lain yang membutuhkan. Saya akan mengadakan pengobatan gratis bagi rakyat miskin.

    Setelah sepeninggal sang suami, ibunya Bu Sumarni  bekerja Iebih giat lagi sebab sekarang ia harus menanggung biaya hidup sendiri. Ia tidak tahu bagaimana biaya sekolah Joko. Sebenarnya, ia ingin si Joko tetap sekolah. la ingin anaknya kelak keadaannya Iebih baik dari dirinya. Namun, siapa yang akan membiayai sekolah Joko, ‘’adakah seorang dermawan yang  mau menjadi orang tua asuh Joko?” demikian ia berharap dalam hati. Satu-satunya harapan adalah meminta bantuan adiknya Haryo. la adalah satu-satunya paman Joko. la bekerja di sebuah pabrik sepatu. Setiap bulan Haryo mengirim uang untuk biaya sekolah keponakannya Joko, Namun, hal ini hanya berjalan selama satu semester. Setelah itu Haryo tidak dapat membantu biaya sekolah Joko karena terkena PHK (Pemutusan Hubungan Kerja). Pabrik tempat kerja Haryo mengalami bangkrut. Semua karyawannya dikeluarkan tanpa diberi uang pesangon.

    Keadaan yang demikian tentu membuat sedih ibu Sumarni. Melihat ibunya sedih, Joko berusaha menghibur dan membesarkan hatinya. “Sudahlah, Bu. Kata pak guru, jika kita mempunyai kemauan pasti ada jalan,” demikian kata Joko sambil memeluk ibunya. “Betul kamu, Nak! Kita serahkan semuanya kepada yang Mahakuasa. Biar beban hidup kita terasa ringan.” Demikian jawab ibunya sambil memangku anak satu-satunya.

    Suatu hari ketika pulang dari sekolah, si Joko menemukan si Manis. Si Manis adalah julukan seekor

    kucing kesayangan Pak Thomas yang baru pindah seminggu yang lalu. Pak Thomas adalah tetangga Joko yang baik hati. Ia adalah seorang yang kaya raya. Pak Thomas dan keluarganya pindah ke desa sebelah dalam rangka untuk mengembangkan usahanya. Joko berkata dalam hati, “Tentu Pak Thomas sangat sedih telah kehilangan binatang kesayangannya. Saya harus mengembalikan kucing ini walaupun rumahnya jauh.”

    Desa Pak Thomas dari desa Joko berjarak kira-kira 5 km. Akhirnya, Joko dengan berjalan kaki pergi ke rumah Pak Thomas untuk menyerahkan kucing binatang kesayangannya. Sesampainya di rumah Pak Thomas, Joko disambut dengan senang hati. Keluarga Pak Thomas senang sekali karena si Manis ternyata masihhidup. Pak Thomas tidak hanya mengucapkan terima kasih kepada Joko, akan tetapi karena sangking senangnya, Joko diberi uang dan hadiah, namun ia menolak pemberian itu. Joko berkata, “Sudah menjadi kewajiban saya untuk mengembalikan sesuatu yang bukan milikku.” Mendengar jawaban si  Joko, Pak Thomas tersenyum.

    “Kamu memang anak yang jujur. Kalau begitu bapak akan memberikan bea siswa kepadamu hingga perguruan tinggi, demikian kata Pak Thomas sambil memegang pundak si Joko. Dengan wajah yang berseri-seri Joko mengucapkan terima kasih kepada Bapak Thomas yang siap menjadi orang tua asuhnya.Tentu ibu sangat senang jika mendengar berita yang membahagiakan ini. Setelah itu si Joko pun pamit untuk pulang.

    Di kampung si Joko, ibunya dibantu dengan warga masyarakat sedang bingung mencari Joko. Sebab si Joko belum pulang ‘hingga malam hari. Di saat sedang kebingungan mencari si Joko, tiba-tiba dari kejauhan muncul seorang anak yang ternyata adalah Joko sendiri. Begitu melihat yang datang Joko, mereka senang dan bahagia. Joko disambut bagaikan orang yang pulang dari medan perang. “Joko datang... Joko datang... Joko datang.” Dengan diiringi warga, bapak kepala desaIangsung menggendong Joko dan membawanya pulang.

    Sesampainya di rumah, sang ibu Iangsung memeluk Joko sambil menangis bahagia. Setelah beberapa saat si Joko menceritakan kejadian yang dialaminya. Ia bercerita panjang Iebar sejak menemukan binatang kesayangan Pak Thomas hingga akhirnya diangkat menjadi anak asuhnya. Joko  mendapat beasiswa hingga perguruan tinggi. Setelah mendengar cerita si Joko, mereka sangat senang dan bertambah sayang terhadap Joko, apalagi ibunya. Doa yang selama ini ia panjatkan telah didengar dan dikabulkan oleh Tuhan Yang Mahakuasa.


    Intisari

    Dari cerita di atas dapat kita ambil inti sari ajarannya antara lain sebagai berikut:



    1. Kita harus bersikap jujur baik perkataan maupun perbuatan sebab kejujuran adalah kunci kebahagiaan dalam hidup. Apa yang akan terjadi jika seandainya seorang anak tidak lagi jujur terhadap orang tuanya, murid tidak lagi jujur kepada gurunya, ataupun penjual tidak lagi jujur terhadap pembeli, pemimpin yang tidak jujur kepada rakyat. Tentu kerusakanlah yang akan terjadi

    2. Orang yang jujur akan dipercaya oleh orang lain. Mereka akan memberikan amanat kepada orang orang yang jujur. Sebaliknya, orang yang suka berbohong tidak akan dipercaya oleh orang lain untuk mengerjakan suatu pekerjaan.

    3. Orang yang jujur hidupnya akan diliputi rasa tenang dan tenteram. Ketenangan dan ketenteraman adalah modal utama untuk melakukan kegiatan sehari-hari.


    Kumpulan Cerita : Cerita Anak | Cerita Dongeng | Cerita Rakyat
    Share dulu ya :

    cerita remaja: KEBAHAGIAAN ORANG LAIN



    Berawal dari masa kecil ku , disaat  aku masih duduk di bangku Taman Kanak – Kanak , aku mempunyai banyak sekali  teman .
    Aku bukan berasal dari keluarga yang kaya tetapi kami berasal dari keluarga yang sederhana dan mempunyai kebahagiaan yang banyak, kehidupan ku sangat menyenangkan, ayah ku sangat menyanyangi ku dan ibu ku sangat memperhatikan keseharian ku, terutama dalam segi agama orang tua ku selalu mengigatkan bahwa “kita  sebagai orang islam harus ingat  perintah Allah swt yaitu sholat 5 waktu”.

    Di Taman Kanak-Kanak  Guru ku sangat menyanyangi anak didik nya, kami di ikutkan berbagai macam lomba seperti : menari, senam ,dan lain-lainnya. Teman-teman ku sangat senang karena kami selalu kompak mengikuti apa yang dianjurkan oleh panitia lomba, karena itu saran dari guru ku Taman Kanak – Kanak  yang melatih kami sangat teliti. Guru ku sangat bahagia begitu juga aku dengan teman-teman ku, kami bisa membahagiakan orang lain termasuk guru ku yang selalu mengajariku Disetiap hari sabtu , kami diajak jalan-jalan untuk melihat berbagai tanaman yang indah dan bagus .

    Dikeluarga ku di waktu aku kecil aku diajak jalan-jalan ke taman disitu aku melihat berbagai macam mainan , orang tua ku selalu membelikan mainan yang aku suka , disitu aku melihat  seorang anak sebayaku melihat ku membawa mainan dia ingin sekali minta mainan itu kepada ku akhirnya aku bilang sama orang tua ku supaya anak itu dibelikan mainan seperti yang aku punya dia menerimanya dengan tersenyum , waktu itu aku sudah mempunyai rasa senang bahwa aku bisa memberi mainan kepada orang lain itu sudah suatu kebahagiaan ku sewaktu aku kecil.

    Disaat aku mau keluar sekolah Taman Kanak – Kanak ada suatu perpisahan sekolah , banyak acara yang kami ikuti seperti tamasyah , di tempat wisata itu aku dan teman – teman berenang aku sangat senang sekali . disana banyak sekali orang yang berdatangan membawa anak dan keluarganya berwisata , seperti kebahagiaan itu milik aku dan orang lain yang dating ketempat itu selesai berenang kami semua diajak pergi ke tempat mencari oleh – oleh atau bingkisan, disana aku mencari sesuatu untuk aku berikan kepada nenek ku dan saudara-saudara yang lain supaya mereka juga bahagia bisa menikmati oleh – oleh atau bingkisan yang aku bawakan .

    setelah itu  kami semua bersiap – siap untuk pulang , di dalam perjalanan kami , kami semua diajak oleh ibu guru bermain game supaya tidak suntuk didalam bis . perpisan ini sangat menyedikan , tetapi kita haru melanjutkan sekolah kita . ini adalah kisah ku disaat aku masih duduk di bangku Taman Kanak-Kanak.  Waktu terus  berjalan , aku  sekarang sudah duduk dibangku Sekolah Dasar kelas 1 Di sekolah yang baru , teman–teman lagi yang baru dan guru–guru yang baru serta lingkungan sekolah juga baru.

    Di Sekolah Dasar aku mulai mengenal upacara bendera , apakah arti upacara bendera itu yang selalu aku ikuti setiap hari senin aku belum bisa mengenal dan mengartikan apa itu upacara bendera . Waktu demi waktu berjalan aku mulai mengerti apa arti ulangan semester , apa itu arti kenaikan kelas , apa itu les tambahan , ternyata di Sekolah Dasar itu aku mulai mengenal apa arti upacara bendera setiap hari senin yaitu kebanggaan bagi murid sekolah untuk menghormati dan menjunjung tinggi arti Pancasila , UUD 1945 , pengibaran bendera merah putih serta menyanyikan lagu Indonesia Raya .

    Disitu aku mulai tau apa arti upacara bendera kami sangat bahagia bersama teman–teman ku bisa melaksanakan segala apa yang menjadi kewajiban seorang murid sekolah untuk selalu menjunjung tinggi arti suatu perjuangan Bangsa Indonesia dalam memperjuangkan Kemerdekaan , kami selalu memberi penghormatan kepada para pejuang – pejuang kita yang dahulu dengan gigih nya membela bangsa ini , dengan hati nurani dia meninggalkan keluarga yang disayanginya demi kebahagiaan bangsa dan Negara Indonesia yang kita cintai ini , kita saling tolong – menolong membagi kasih sayang terhadap  disekeliling kita terutama orang tua , saudara ,  tetangga , sahabat , dan teman yang di sekolah .

    Andai kata ingin bersama – sama membantu sesuatu kegiatan yang bersifat positif untuk masyarakat yang membuntuh kan  selagi kita bisa insyaallah dengan kemampuan kita kami akan bersama – sama membagi kebahagiaan orang lain
    Dan di waktu kenaikan kelas 2 aku di ajak guru untuk mengisi acara dengan menari
    Betapa senang nya diriku “diajak menari oleh guru dan satu lagi yang sangat aku senang kenaikan itu ternyata aku jadi bintang kelas di kelas 1” Ayah da mama ku member ku hadiah yaitu aku diajak pergi ke Desa Jombang Sangat senang aku bisa bertemu saudara – saudara di sana beberapa hari aku pulang di sana aku menangis karna tidak ingin pulang ”sebab aku masih kangen sama saudara – saudara ku ayah” aku berkata sambil menangis.

    Keesokan pagi nya aku di ajak saudara untuk melihat sawah !! “waw udaranya segar” aku berkata pada saudara ku .
    Dan di hari itu lah aku menghabiskan waktu ku dengan saudara – saudara ku semua . Lah keesokannya aku pulang menaiki mobil !! Diperjalanan aku dilewati persawahan “haduh dingin nya hawa disini sejuukk banget” Aku berkata pada mama ku “ mama aku lapar ” di tengah perjalanan ayah berhenti dengan tiba – tiba ternyata ayah dan mama ku membelikan ku makanan . Setelah itu aku makan !! aku berkata) “ loh kenapa mama sama ayah tidak ikut makan Juga”( mama dan ayah menjawab) “ kita sudah kenyang kalau anak nya kenyang” (Aku pun menjawab )  maafkan aku telah merepot kan mama dan ayah.

    Dan esok hari aku menduduki kelas 2 yaitu kels baru san guru baru Di kelas 2 aku bisa mengerti apa arti kita menghormati orang tua dan guru orang tua adalah orang yang harus kita sayang dan kita cintai sampai kita matim . Tanpa orang tua kita pun juga tidak bisa muncul didunia ini  Arti dari mama , mama ku yang melahirkan ku dengan 9 bulan ia merasakan sakit diperutnya !! ia menahan rasa sakit karna hanya ingin kita ada di dunia ini  Arti dari ayah , ayah ku yang selalu menafkai semua mulai dari pakaian ,makanan dan lainnya . ia banting tulang hanya karena anak dan istrinya itu bisa makan dan hidup tenang atau kebutuhannya tercukupi .

    Kata yang paling indah di bibir umat manusia adalah kata 'Ibu', dan panggilan indah adalah 'Ibuku'. Ini adalah kata penuh harapan dan cinta, kata manis dan baik yang keluar dari kedalaman hati. Orang tua itu ibarat Qur'an yang sudah usang, namun walau usang tapi harus selalu dijunjung dan dimuliakan. Kebahagiaan tak harus kita dapatkan dari orang yg kita sayangi, tapi juga bisa dari orang yg menyayangi kita.

    Apa juga arti dari Guru , Seorang guru yang mencoba mengajar siswanya tanpa memberikan inspirasi agar mereka memiliki hasrat untuk belajar, adalah seolah memalu besi yang sudah dingin. Pepatah mengatakan, Dengan belajar kau bisa mengajar, dengan mengajar kau bisa paham."Berikan saya seekor ikan agar saya bisa makan hari ini. Ajarkan saya memancing ikan, agar saya bisa makan setiap hari,Pengajaran yang baik itu hakikatnya adalah memberikan pertanyaan yang benar lebih daripada memberikan jawaban yang benar, Peranmu sebagai pemimpin itu jauh lebih penting dari apa yang kau bayangkan. Kau (guru) ,Setiap kebenaran memiliki 4 sudut sebagai seorang guru, saya memberimu 1 sudut, dan 3 sudut lainnya kau cari sendiri,Tanda terbesar kesuksesan seorang guru adalah ia bisa mengatakan, 'Anak-anak sekarang bisa bekerja sendiri seolah-olah saya sudah tidak ada. Seseorang pernah berkata lantang, Guru yang baik tidak pernah bilang memiliki kekuasaan untuk membantu orang menjadi sang juara,  muridnya bodoh , tapi guru yang baik selalu bilang, Muridku belum bisa.,Orang yang mendidik anak-anak itu lebih dihormati daripada orangtua; jika orang tua hanya memberikan nafkah hidup, maka pendidik memberikan seni kehidupan dengan baik .

    Dan sekaranga aku naik ke kelas 4  Disini aku menemukan lagi guru yang sangat cantik dan baik .  Dari kelas 1 sampai ke kelas 3 aku selalu jadi juara kelas tetapi kenapa di waktu kenaikan ini aku tambah menurun tetapi kata mama kita harus selalu senang dengan nilai yang kita punya . Di sekolah aku mengikuti kegiatan menari dengan teman – teman ku . Aku lebih menyayangi sahabat
    Bagi ku kebahagiaan dia adalah kebahagiaan ku juga

    Arti dari kebahagiaan sahabat adalah Mempunyai satu sahabat sejati lebih berharga dari seribu teman yang mementingkan diri sendiri , Persahabatan diwarnai dengan berbagai pengalaman suka dan duka, dihibur-disakiti, diperhatikan-dikecewakan, didengar-diabaikan, dibantu-ditolak, namun semua ini tidak pernah sengaja dilakukan dengan tujuan kebencian , Persahabatan adalah hal tersulit untuk dijelaskan di dunia ini. Dan, ini bukan soal apa yang anda pelajari di sekolah tetapi, bila anda tidak pernah belajar makna persahabatan, anda benar-benar tidak belajar apa pun.aku pun juga tidak ingin berantem hanya karena cowok  aku lebih pilih sahabat dari pada pacar  Karena sahabat bis untuk selamanya kalau pacar belum tentu bisa untuk selamanya

    Sekarang aku mulai ada di kelas 6 kelas yang penuh dengan tantangan ada yang nama nya UN (ujian nasional) , ada lagi dehh !! disini guru baru  tapi gurunya jahat dan serius ? apa arti dari semua ini yaa ??  karena di kelas 6 ini akan banyak tantangan buat kita semua banyak sekali ulangan harian , apa lagi try out !! arti  dari try out apa an yah ? try out adalah ulangan untuk melatih otak kita !!  supaya mengerti arti UN  ( ujian nasional ) menurut istilah salah satu jenis evaluasi yang dilakukan pada dunia pendidikan dan disesuaikan dengan standart percapain hasil secara nasional . pengertian ujian nasioal pada awalnya adalah sebagai langkah untuk mengetahui tingkat keberhasilan proses pendidikan dan pembelajaran di setiap wilayah negeri ini .

    dengan pelaksanaan nasional diharapkan dapat dipetakan tingkat kemampuan sekolah sehingga dapat menentukan skala prioritas penangganan proses pendidikan !! dengan ini aku bisa mengerti apa arti ujian nasional  sejalan nya aku pulang ke rumah aku melihat seorang pengemis yang memegang perutnya (aku bertanya) “pak bapak kenapa” saya lapar nak “ akhirnya aku memberi bapak tersebut makan dia menerimanya dengan tersenyum !! (si bapak tadi menjawab sambil tersenyum) makasih ya nakk
    (aku menjawab juga ikut tersenyum)  Ini lah salah satu kebahagiaan orang lain Aku duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP)

    pertama masuk ternyata ada MOS (masa orentasi siswa ) Kami diajarkan latihan – latihan , aku sangat bangga sekali dengan sekolah ku kami harus menjalankan ibadah sholat dhuha bergatiaan dengan kelas – kelas lain . Di agama ku aku mulai mengenali agama yang tadi nya hanya setengah – setengah , dan kini aku tau  mengenai cerita Nabi atau Rosulloh SAW yang membawa agama ku ISLAM yang penuh dengan rasa kasih sayang  dalam keimanan serta ahlak yang mulia di situ aku merasakan betapa bahagianya orang tua ku selagi aku membaca  buku tuntunan serta aku belajar mengaji ? aku berkata pada guru ku “ bu aku belum bisa belajar membaca al qur’an dengan lancar ” dengan kesabaran guru ku mengajari ku satu  demi satu ayat – ayat al qur’an sampai saat ini guru ku dan orang tua ku mengajariku cara membaca al qur’an dengan peran aktif orang tua ku setiap selesai sholat maqrib aku diajak bersama – sama membaca alquran aku melihat Orang tuaku betapa bahagia nya melihat ku membaca al qur’an .

    Aku semakin beranjak dewasa pergaulan ku semakin bertambah  , dimana saat itu aku dengarkan tentang remaja anak sekolah yang sudah mulai mengenal rasa saling menyayangi , suka dan duka  serta saling mengagumi satu sama lain Persahabatan ku semakin bertambah , kami saling bercerita tentang arti kebahagiaan masing – masing disitu aku mendengarkan berbagai cerita ada yang bahagia dengan keadaan dirinya yang selalu dikagumi orang lain .

    Tapi aku membagi kebahagiaan untuk orang lain aku berusaha tidak menyakiti teman ku , aku pernah mencoba mengagumi orang lain tetapi aku memendam rasa itu karena aku takut terjebak dalam rasa CINTA aku berpegang teguh dengan pendirian ku , aku hanya ingin persahabatan dan saling memberi semangat . Dalam kata – kata bagiku terlalu menyentuh perasaan Selagi kau tidak bahagia dengan kebahagiaan orang lain… itu petanda kau sendiri tidak bahagia. Kau mesti bahagia melihat “musuh-musuh”mu bahagia. Walaupun pernah disakiti sekali, kau akan disakiti berkali-kali jika terus mengenang perbuatan mereka. Dan paling derita, jika kau merasakan mereka sedang membina istana kebahagiaan di atas tapak kedukaanmu !

    Jika kau di sakiti oleh dia, DIA sedang mengajarmu erti reda. Kita bukan malaikat untuk terus pasrah tanpa terusik oleh calar dan cakar insan. Namun, ada ketika-ketika yang sangat kritikal untuk kita bertahan dan katakan… tidak ada keadilan yang mutlak di dunia ini. Sahabat sejati ialah mereka yang membangkitkan kepercayaandirimu ditengah orang lain menjatuhkan dan meremehkanmu.
    Lebih baik diam dan membiarkan orang lain menganggapmu bodoh daripada terus berbicara hingga membuat mereka mengangapmu lebih bodoh dari yang mereka kira.

    Kejujuran yang menyakitkan itu tidak lebih baik daripada kebohongan yang memberikan sanjungan. Kebahagiaan bukan karena memiliki semua yang ada, tapi dikarenakan mensyukuri apa yang telah ada. Penyair adalah orang yang tidak bahagia, karena betapa pun tinggi jiwa mereka, Kini mereka tetap diselubungi oleh air mata. Hidup adalah kegelapan jika tanpa hasrat dan keinginan. Dan semua hasrat keinginan adalah buta jika tidak disertai pengetahuan. Dan pengetahuan adalah hampa jika tidak diikuti pelajaran. Dan setiap pelajaran akan sia-sia jika tidak disertai cinta.

    Sekarang aku duduk di kelas 2 SMP  aku juga mulai dewasa ..Kebahagian sering datang pada ku  tapi sehal nya aku ingin bahagia   malah semua teman ku bahagia jujur aku tidak mengerti apa arti kebahagian itu , kapan datang nya biasanya sih kebahagiaan itu datang nya tiba – tiba .

    Arti …… arti
    Kebahagiaan ..

    Kebahagiaan tidak bisa dikejar, tidak bisa dicari, tidak bisa dimiliki untuk diri sendiri, tidak bisa dihabiskan, tidak bisa rusak dan tidak bisa dibeli. Kebahagiaan adalah pengalaman spiritual dari menikmati setiap detik kehidupan kita dengan penuh rasa cinta, rasa syukur dan terima kasih, serta pengabdian kepada Tuhan yang Menciptakan kita. Kebahagiaan tergantung pada diri kita sendiri. "Never allow anyone to rain on your parade and thus cast a pall of gloom and defeat on the entire day. Remember that no talent, no self-denial, no brains, no character, are required to set up in the fault-finding business. Nothing external can have any power over you unless you permit it.

    Aku bahagia karna bisa melihat orang lain itu bahagia karna kita semua saudara rasa kasih sayang pada sesama , kau bahagia aku pun bahagia mencoba bertahan dari rasa sedih menjadi bahagia  I am still determined to be cheerful and happy, in whatever situation I may be; for I have also learned from experience that the greater part of our happiness or misery depends upon our dispositions, and not upon our circumstances. ( Saya telah bertekat untuk bahagia dan ceria di segala suasana. karena saya telah belajar dari pengalaman bahwa kebahagiaan atau kesedihan kita, sebagian besar ditentukan oleh sikap kita sendiri dan bukan oleh situasi atau kondisi yang terjadi. )

    "If you want to be happy, set a goal that commands your thought, liberates your energy, and inspires your hope" (Bila Anda ingin merasa bahagia, tentukanlah sebuah tujuan (pencapaian) yang bisa mengatur pikiran Anda, membebaskan energi Anda untuk bertindak mencapainya, serta menginspirasi Anda dengan sebuah harapan ).

    KATA-KATA UNTUK KU BUAT KAMU
    KEBAHAGIAAN ORANG LAIN

    1.sesuatu dari luar diri Anda yang membantu bahagia pada masa mendatang. Pikirkan betapa amat berharganya Belajar untuk menikmati setiap menit dari hidupmu. Kini, berbahagialah. Jangan menunggu waktu yang Anda habiskan, entah itu di tempat kerja Anda atau bersama keluarga Anda. Setiap menit sebaiknya dinikmati dan dikecap.
    2. Anda tidak akan pernah tahu kebahagiaan sejati sampai Anda benar-benar dicintai, dan Anda tidak akan pernah mengerti apa sebenarnya sakit sampai Anda kehilangan cinta
    3.  Kebahagiaan tidak bisa dikejar, tidak bisa dicari, tidak bisa dimiliki untuk diri sendiri, tidak bisa dihabiskan, tidak bisa rusak dan tidak bisa dibeli. Kebahagiaan adalah pengalaman spiritual dari menikmati setiap detik kehidupan kita dengan penuh rasa cinta, rasa syukur dan terima kasih, serta pengabdian kepada Tuhan yang Menciptakan kita.
    4. Kebahagiaan anda tumbuh berkembang manakala anda membantu orang lain, namun bilamana anda tidak mencoba membantu sesama, kebahagiaan akan layu dan mengering. Kebahagiaan bagaikan sebuah tanaman, harus disirami setiap hari dengan sikap dan tindakan memberi.
    5.  Kebahagiaan berasal dari menerima orang lain sebagaimana adanya; nyatanya menginginkan mereka bukan sebagaimana adanya. Betapa akan membosankan hidup ini jika setiap orang sama. Bukankah taman pun akan tampak janggal bila semua bunganya berwarna ungu?



    pengirim : pria ayu agustin hariyanto (priaayupria@yahoo.co.id)

    Kumpulan Cerita : Cerita Anak | Cerita Dongeng | Cerita Rakyat
    Share dulu ya :